{"id":1276,"date":"2025-07-16T06:05:12","date_gmt":"2025-07-16T06:05:12","guid":{"rendered":"https:\/\/preview.mikropress.id\/serverinsip\/?p=1276"},"modified":"2025-07-16T06:06:17","modified_gmt":"2025-07-16T06:06:17","slug":"surat-permohonan-dispensasi-lain","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/preview.mikropress.id\/serverinsip\/surat-permohonan-dispensasi-lain\/","title":{"rendered":"Surat Permohonan Dispensasi Lain"},"content":{"rendered":"\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Kepada Yth.<\/strong><br \/>Panitia Pelaksanaan Internsip Dokter Indonesia<br \/>di Tempat<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan hormat,<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Saya yang bertanda tangan di bawah ini:<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Nama<\/strong>\u2003\u2003\u2003\u2003\u2003: [Nama Lengkap Dummy]<br \/><strong>NIM \/ NRP<\/strong>\u2003\u2003\u2003: [123456789]<br \/><strong>Program Studi<\/strong>\u2003: Pendidikan Profesi Dokter<br \/><strong>Universitas<\/strong>\u2003\u2003: Universitas Dummy Indonesia<br \/><strong>Alamat Email<\/strong>\u2003: <a>dummy@email.com<\/a><br \/><strong>No. HP<\/strong>\u2003\u2003\u2003\u2003: 0812xxxxxxxx<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan ini mengajukan <strong>permohonan dispensasi<\/strong> atas [sebutkan alasan: misalnya keterlambatan pengumpulan berkas, ketidakhadiran dalam jadwal tertentu, dsb] terkait proses pelaksanaan internsip dokter tahun [tahun].<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Alasan permohonan dispensasi ini adalah sebagai berikut:<br \/>[silakan isi alasan secara jelas dan masuk akal, contoh: &#8220;Saya mengalami kendala teknis saat mengunggah dokumen pada SIMPIDI 2.0&#8221;, atau &#8220;Terdapat jadwal sidang skripsi pada waktu yang bersamaan dengan pelaksanaan wawancara&#8221;].<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebagai bentuk tanggung jawab, saya siap untuk memenuhi segala ketentuan atau syarat tambahan yang diperlukan demi kelancaran proses administrasi internsip.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Demikian surat ini saya buat dengan sebenar-benarnya. Besar harapan saya agar permohonan dispensasi ini dapat dikabulkan. Atas perhatian dan kebijaksanaan Bapak\/Ibu, saya ucapkan terima kasih.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hormat saya,<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p class=\"wp-block-paragraph\">(tanda tangan)<br \/><strong>[Nama Lengkap Dummy]<\/strong><br \/>Universitas Dummy Indonesia<\/p>\r\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kepada Yth.Panitia Pelaksanaan Internsip Dokter Indonesiadi Tempat Dengan hormat, Saya yang bertanda tangan di bawah ini: Nama\u2003\u2003\u2003\u2003\u2003: [Nama Lengkap Dummy]NIM \/ NRP\u2003\u2003\u2003: [123456789]Program Studi\u2003: Pendidikan Profesi DokterUniversitas\u2003\u2003: Universitas Dummy IndonesiaAlamat Email\u2003: dummy@email.comNo. HP\u2003\u2003\u2003\u2003: 0812xxxxxxxx Dengan ini mengajukan permohonan dispensasi atas [sebutkan alasan: misalnya keterlambatan pengumpulan berkas, ketidakhadiran dalam jadwal tertentu, dsb] terkait proses pelaksanaan internsip dokter tahun [tahun]. Alasan permohonan dispensasi ini adalah sebagai berikut:[silakan isi alasan secara jelas dan masuk akal, contoh: &#8220;Saya mengalami kendala teknis saat mengunggah dokumen pada SIMPIDI 2.0&#8221;, atau &#8220;Terdapat jadwal sidang skripsi pada waktu yang bersamaan dengan pelaksanaan wawancara&#8221;]. Sebagai bentuk tanggung jawab, saya siap untuk memenuhi segala ketentuan atau syarat tambahan yang diperlukan demi kelancaran proses administrasi internsip. Demikian surat ini saya buat dengan sebenar-benarnya. Besar harapan saya agar permohonan dispensasi ini dapat dikabulkan. Atas perhatian dan kebijaksanaan Bapak\/Ibu, saya ucapkan terima kasih. Hormat saya, (tanda tangan)[Nama Lengkap Dummy]Universitas Dummy Indonesia<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1278,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"elementor_canvas","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-1276","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/preview.mikropress.id\/serverinsip\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1276","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/preview.mikropress.id\/serverinsip\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/preview.mikropress.id\/serverinsip\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/preview.mikropress.id\/serverinsip\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/preview.mikropress.id\/serverinsip\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1276"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/preview.mikropress.id\/serverinsip\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1276\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1279,"href":"https:\/\/preview.mikropress.id\/serverinsip\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1276\/revisions\/1279"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/preview.mikropress.id\/serverinsip\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1278"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/preview.mikropress.id\/serverinsip\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1276"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/preview.mikropress.id\/serverinsip\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1276"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/preview.mikropress.id\/serverinsip\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1276"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}