SKCK Mabes Polri untuk Visa Kerja Jepang: Syarat, Proses & Tips 2026
Kamu sudah dapat tawaran kerja di Jepang, atau sedang proses apply visa — lalu muncul persyaratan: Certificate of No Criminal Record from National Police. Dalam bahasa Indonesia, itu SKCK dari Mabes Polri. Bukan SKCK biasa dari Polsek atau Polres. Yang diminta adalah SKCK tingkat nasional yang diterbitkan langsung oleh Markas Besar Polri — karena instansi Jepang butuh rekam jejak kriminal yang bersifat nasional, bukan hanya wilayah. Artikel ini jelaskan semua yang perlu kamu tahu: kenapa harus Mabes Polri, dokumen apa yang disiapkan, proses langkah demi langkah, dan tips biar tidak molor di saat-saat kritis.Kenapa Visa Kerja Jepang Minta SKCK Mabes Polri, Bukan Polres?
SKCK di Indonesia diterbitkan di empat tingkatan: Polsek, Polres, Polda, dan Mabes Polri. Perbedaannya bukan hanya soal administratif — tapi soal cakupan verifikasi rekam jejak kriminal. Menurut Polri.go.id, SKCK Mabes Polri digunakan untuk keperluan yang bersifat internasional karena mencakup rekam jejak kriminal secara nasional. Kedutaan Besar Jepang dan instansi perekrutan di Jepang — baik untuk program SSW (Specified Skilled Worker), pemagangan, maupun direct hiring — mensyaratkan level ini karena mereka butuh jaminan yang komprehensif, bukan cukup dari satu wilayah saja. SKCK Polres atau Polda hanya berlaku untuk keperluan domestik: melamar kerja di dalam negeri, CPNS, atau keperluan administrasi lokal.Kapan SKCK Mabes Polri Dibutuhkan dalam Proses Visa Kerja Jepang?
Program SSW (Specified Skilled Worker)
Program SSW adalah jalur resmi pemerintah Jepang untuk tenaga kerja terampil di 16 sektor industri. SKCK Mabes Polri adalah salah satu dokumen wajib yang diserahkan ke POEA/BP2MI dan kemudian ke instansi Jepang.Program Pemagangan (Technical Intern Training)
Magang ke Jepang melalui IM Japan atau lembaga pengirim resmi juga memerlukan SKCK Mabes Polri sebagai bagian dari seleksi administrasi. Dokumen ini perlu disiapkan sebelum keberangkatan dan biasanya dilegalisasi juga.Direct Hiring / Kontrak Langsung
Kalau kamu dapat tawaran langsung dari perusahaan Jepang tanpa melalui lembaga resmi, SKCK tetap diminta sebagai bagian dari persyaratan visa kerja yang diajukan ke Kedutaan Besar Jepang di Jakarta (id.emb-japan.go.jp).Syarat Dokumen SKCK Mabes Polri untuk Visa Kerja Jepang
Dokumen yang perlu disiapkan:- Fotokopi e-KTP yang masih berlaku
- Fotokopi Kartu Keluarga (KK)
- Fotokopi Akta Kelahiran atau ijazah terakhir
- Fotokopi Paspor (halaman identitas) — wajib karena ini untuk keperluan internasional
- Pas foto berwarna ukuran 4×6, background merah, 5 lembar
- Bukti kepesertaan aktif BPJS Kesehatan (berlaku sejak 2024)
- Rumus sidik jari — bisa direkam di lokasi atau bawa kartu dari Polres sebelumnya
Proses Mengurus SKCK Mabes Polri Langkah demi Langkah
Cara mandiri (datang langsung)
- Daftar antrian online melalui skck.polri.go.id atau aplikasi Super Apps Presisi Polri
- Datang ke Loket SKCK Mabes Polri — alamat: Gedung SKCK Mabes Polri, Jl. Trunojoyo No.3, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Buka Senin–Jumat, 08.00–15.00 WIB
- Serahkan berkas di loket pendaftaran
- Rekam sidik jari jika belum pernah
- Bayar biaya PNBP sebesar Rp30.000
- Ambil SKCK — biasanya selesai hari yang sama atau 1 hari kerja berikutnya
Cara pakai jasa (tanpa harus ke Jakarta)
Kalau kamu di luar Jakarta atau tidak punya waktu antre, kamu bisa manfaatkan jasa pengurusan SKCK. Cukup kirim softcopy dokumen via WhatsApp, tim yang urus semuanya di Mabes Polri, dan SKCK dikirim ke kamu via kurir.Setelah SKCK Jadi: Apakah Perlu Dilegalisasi?
Jawabannya: ya, hampir selalu. SKCK Mabes Polri yang baru jadi belum bisa langsung diserahkan ke instansi Jepang. Biasanya perlu melalui:- Terjemahan tersumpah ke bahasa Jepang atau Inggris (tergantung permintaan perusahaan)
- Legalisasi Kemenkumham (kemenkumham.go.id)
- Legalisasi Kemenlu (kemlu.go.id)
- Legalisasi Kedutaan Besar Jepang di Jakarta
Masa Berlaku SKCK dan Timing yang Tepat
SKCK berlaku 6 bulan sejak diterbitkan. Tapi instansi Jepang sering mensyaratkan SKCK yang diterbitkan tidak lebih dari 3 bulan sebelum tanggal pengajuan visa. Jangan urus terlalu jauh sebelum jadwal submit dokumen. Kalau kamu urus SKCK sekarang tapi submit visa 5 bulan lagi, kemungkinan besar kamu harus urus ulang. Idealnya, urus SKCK 4–6 minggu sebelum deadline dokumen.Hal yang Sering Bikin Proses Molor
- BPJS Kesehatan tidak aktif — wajib aktif, bukan hanya punya kartu. Cek status di bpjs-kesehatan.go.id
- Nama tidak konsisten antar dokumen — satu huruf beda sudah cukup untuk ditolak
- Foto tidak sesuai standar — background harus merah, bukan putih atau biru
- Tidak booking antrian dulu — tanpa antrian online, kamu bisa menunggu sangat lama
- Tidak tahu perlu legalisasi juga — mengira SKCK langsung bisa dipakai padahal masih perlu dilegalisasi dan diterjemahkan
FAQ: SKCK Mabes Polri untuk Visa Kerja Jepang
Apakah SKCK Polres bisa dipakai untuk visa kerja Jepang?
Tidak. Kedutaan Besar Jepang dan instansi perekrutan Jepang mensyaratkan SKCK dari Mabes Polri (tingkat nasional), bukan dari Polres atau Polda. SKCK Polres hanya berlaku untuk keperluan domestik di Indonesia.
Berapa lama proses SKCK Mabes Polri?
Jika datang langsung dan dokumen lengkap, SKCK bisa selesai di hari yang sama atau 1 hari kerja. Jika menggunakan jasa dari luar Jakarta, estimasi 2–4 hari kerja termasuk pengiriman dokumen.
Apakah SKCK untuk Jepang perlu di-apostille atau dilegalisasi?
Tergantung permintaan perusahaan atau agen di Jepang. Jepang adalah anggota Konvensi Apostille, jadi apostille dari Kemenkumham sudah diakui. Beberapa perusahaan minta jalur legalisasi penuh (Kemenkumham–Kemenlu–Kedutaan). Tanyakan ke pemberi kerja atau agen kamu.
Berapa biaya resmi SKCK Mabes Polri?
Biaya PNBP resmi SKCK adalah Rp30.000. Jika menggunakan jasa pengurusan, ada biaya tambahan untuk layanan, legalisasi, dan pengiriman — hubungi penyedia jasa untuk estimasi total.
Apakah bisa urus SKCK Mabes Polri dari luar Jakarta?
Bisa, dengan dua cara: daftar online via skck.polri.go.id lalu datang langsung ke Mabes Polri Jakarta, atau menggunakan jasa pengurusan yang bisa handle semuanya tanpa kamu harus ke Jakarta — cukup kirim dokumen via kurir.